Danisa Butter Cookies, Kue Yang Tepat Untuk Menemani Waktu Santai

imam

Menulis memang bukan pekerjaan yang bisa dibilang gampang-gampang susah, biasanya seorang penulis memerlukan suasana yang tepat dan referensi yang cukup agar tulisan yang dibuatnya bisa menyentuh pembaca, karena itu biasanya sebelum membuat sebuah tulisan terkadang beberapa riset harus dilakukan terlebih dahulu agar tulisan yang dibuat tidak asal-asalan.

Membangun suasana yang tepatpun juga tergantung dari si penulisnya sendiri, ada yang memerlukan suasanya yang cukup sunyi, ada pula yang lebih enak dengan ditemani musik-musik pilihan.

Kalau saya sendiri biasanya selain dengan diiringi musik juga harus ditemani dengan suguhan kopi atau teh, ditambah dengan sajian cemilan, salah satu yang menjadi favorit saya adalah Danisa Butter Cookies.

Danisa Butter Cookies merupakan salah satu biskuit asli dari denmark, alasan saya sendiri kenapa kue yang satu ini menjadi salah satu favorit karena rasanya yang gurih selain itu tekstur dari kue ini tergolong lembut dan renyah di mulut dan beberapa varian rasa di dalamnya bisa membuat saya semakin semangat untuk menulis, ataupun melakukan hobi-hobi saya yang lainnya.

Menariknya, kue ini hanya dibuat dari tepung terigtu, margarin telur dan bahan laiinya untuk membuat kue, tapi entah kenapa rasanya masih tergolong unik jika dibandingkan dengan kue pada umumnya, saya sempat berpikir mungkin ada resep rahasia yang ditambahkan sehingga rasa kue jadi lebih nikmat

Menurut beberapa artikel yang saya baca, biskuit dari denmark ini juga memiliki miniaturnya sendiri, tapi bukan sembarang miniatur, miniature danish butter cookies ini juga bisa dimakan, bahkan lengkap dengan varian rasa yang juga bisa kita pilih, jadi miniature kue ini dibuat bukan hanya sekedar sebagai hiasan saja, hanya saja untuk mendapatkan kue versi mini dari biskuit ini tidak mudah, dengan kata lain tidak bisa ditemukan di sembarang toko.

Menurut saya sendiri biskuit danisa butter cookies sangat cocok untuk menemani waktu-waktu santai kalian, entah itu pada saat melakukan hobi, me time, ataupun saat santai berkumpul bersama keluarga dan teman dekat.

Yang Punya Blog

imam / Author & Editor

Pria asal Banjarmasin, sebuah kota berjuluk Seribu Sungai || Memiliki hobi Membaca, Mendengarkan Musik dan Nonton film kekinian || email : catatansimpel@gmail.com

1 komentar:

  1. Spot welding should be restricted to becoming a member of coplanar surfaces. The maximum size for a V notch is equal to women's fashion sneakers as} two times the width. The maximum depth for a flat embossment is equal to as} the interior radius plus the exterior radius. A minimal of 50% contact between the hardware and the countersink is required. Bends should be toleranced plus or minus one-half degree at a location adjacent to the bends. We act with integrity and are committed to having respectful, open, direct, and well timed conversations with our coworkers, clients, and customers, irrespective of how troublesome.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.